Kode, 1990 & Judul Kaleng

Abbiyah Kamilah



Kode, 1990


Otak kami kosong – hanya ada mereka yang berlari

Mengitari lorong-lorong, gelap – hanya ada sunyi yang menepi

Pergi tanpa tujuan – hanya ada botol minuman berserakan

Entah, surga yang kami lupakan


Berdansa bagai melankoli, kami cuma ingin anarki –

Angin, aspal jalanan, atau papan jualan?

Ah – hanya ingin anarki, di mana laut kami sebut lautan

Dan tiba-tiba langit yang meledak

Itu jiwa kami, sekarang kami muak dan meludah, kemana?

Oh kepada si otoriter – sekarang kami bisa melihat Tuhan

Di rak-rak pasar korupsi 

 

Judul Kaleng


Sebatang rokok – pelan-pelan

Menyetel radio proklamasi – menatap debu – duduk tanpa bangku

Kalimat-kalimat merdeka beredar di mana-mana

Mabuk, pecah, kalimat-kalimat nyeri

Miskin masih di mana-mana

Makan susah – tidur pun tak enak


Tanpa konsep, tanpa prinsip, sebaris nilai dalam kotak

Hanya ada pohon kebohongan – kisah dalam dongeng tabu

Mungkin aku – bukan siapa-siapa lantas mereka punya bintang empat

Hanya sebentuk kesunyian – yang mengangguk setuju tanpa permintaan

Aku berontak! Ah tidak, tanganku tak bisa gerak

Kami yang kecil, hanya tontonan realita berulang direduksi

Hanya sejarah yang dipesan – kami bisa apa, napas saja bayar



Posting Komentar

0 Komentar